Iklan adalah sumber penghasil uang bagi facebook. iklan sebenarnya sangat bermanfaat bagi para pengguna facebook seperti saya dan juga sobat, karena dengan adanya iklan di facebook kita dapat mengetahui informasi menarik yang disediakan oleh advertise. Namun jika kita menggunakan bandwith dengan kapasitas yang terbatas pasti iklan yang disediakan oleh Advertise di facebook ini akan sangat mengganggu sekali benar bukan..?? oleh sebab itu untuk sobat yang sekarang sedang mencari Cara Bagaimana Menghilangkan Iklan di Facebook dengan Menggunakan Browser Google Chrome disinilah tempatnya. pada kesempatan kali ini meskipun sedang dalam persiapan menghadapi perang UN akan saya sempatkan untuk membuat sebuah artikel demi perkembangan blog ini, jadi bagi sobat yang berhati mulia jangan lupa iklanya diklikya :D ok, sudah dulu basa basinya. langsung saja kita ke pokok pembahasan :
Hal yang harus sobat lakukan pertama kali adalah menambah sebuah Ekstensi.
Untuk menambah Ekstensi silahkan
Setelah itu pilih
Maka akan muncul sebuah Pop up. pada Pop up tersebut pilih
Setelah itu Chrome secara otomatis akan mendownload Ekstensi yang sobat tambahkan tadi.
Setelah Ekstensi yang di download tadi selesai maka akan membuka sebuah tab baru, dengan halaman seperti berikut.
Coba buka Facebook sobat dan lihat iklany "pasti sudah hilang"
Selesai.
Semoga artikel yang saya sajikan di atas bisa bermanfaat bagi sobat. selamat mencoba dan semoga berhasil..
API key (Application Programming Interface key) adalah kode digit
yang dikeluarkan oleh setiap situs. Fungsinya adalah untuk mengakses
layanan dari situs tersebut. Kenapa tiba-tiba saya membahas masalah ini?
itu disebabkan ada rekan saya sesama pengguna Android yang masih newbie
kesulitan menggunakan aplikasi FB Freaky Updater
yang saya posting beberapa waktu lalu. Katanya, ketika judulnya sudah
diganti "via Neraka Jahanam" kenapa kok masih "via Android"? gitu
katanya. Lha yang diganti cuma judulnya, tapi API key tetap, jelas saja
hasilnya gak berubah.
Nah, daripada saya kasih tau langsung, ada baiknya saya posting sekalian
disini supaya rekan-rekan lainnya juga bisa mengetahui cara mendapatkan
Kode API tersebut. Jadi manfaatnya bisa langsung dirasakan secara luas
(bijaksana, mode: on). Tanda kutip ya, ini khusus bagi yang newbie. Buat
para mastah yang sudah jago pasti cuma nyengir aja lihat postingan ini.
Tapi gak papa kok, barangkali artikel ini bisa direkomendasikan ke
rekan jika memang males jelaskannya. hehehe...
Oke, Langsung saja ke TeKaPe!
1. Langkah pertama adalah masuk ke Facebook Developers, Bingung? klik saja disini. setelah itu akan tampak tampilan seperti dibawah ini.
2. Klik "Apps" yang saya lingkari merah diatas, sehingga muncul tampilan berikutnya;
3. Setelah muncul seperti tampilan diatas, klik "Create New App" atau "Buat App Baru". tampilan berikutnya adalah:
4. Nah, setelah muncul dialog seperti
gambar diatas, silahkan diisi saja. Kolom pertama (App Display Name) itu
agar muncul nama "via"-nya. Disitu saya tulis "Androidnya Justin
Bieber". jangan lupa dicentang kotak kecil "I agree....... bla bla bla"
itu. setelah itu klik "Continue" dan akan muncul dialog lagi perintah
memasukkan kode chaptcha. setelah itu muncul tampilan berikutnya;
5. Secara prinsip, aplikasi yang kita
buat sudah selesai. Lihat kode angka yang saya lingkari Merah, itulah
API key atau App ID dari "via Androidnya Justin Bieber". Nah, apabila
ingin menambahkan icon, klik saja (edit icon) yang saya lingkari warna
kining, upload gambar apa saja sesuai selera.
Baiklah, demikian step-step untuk mengetahui API key dari aplikasi Facebook, semoga bermanfaat dunia akhirat.
Berikut adalah API key yang pernah saya buat sendiri, bisa langsung di copy-paste dan digunakan.
1. via Microsoft Office Word --------------- 141639175939243
2. via Android Gingerbread 2.3.4 -------- 204074939668153
3. via Android Honeycomb 3.0 ------------ 248493725205576
4. via Android Ice Cream Sandwich 4.0 -- 261098833937698
5. via Firefox for Android ------------------- 201081229970544
6. via Nokia 3310 ----------------------------- 250644308323599
7. via FCBarcelona Fans Page ----------- 267473846637902
Saya rasa rekan-rekan pasti lebih kreatif dan bisa berkreasi dengan idenya masing-masing, selamat berkreasi...
langsung aja gan kalo misalkan semua folder yang ada di libraries itu
kayak documents, pictures, music, video pengen dipindahin ke lokasi
lain dengan tetap dapat mengakses melalui win explorer berikut
langkahnya:
klik kanan pd documents,pictures, music, video trus klik propeties, nah coba klik ''include a
folder''. Trus klik local disk d atau data. Setelah it pilih, kemudian
klik set save location. .
Setelah Anda sudah lancar menggunakan Dashbor WordPress Anda dan puas dengan tampilan situs WordPress di PC lokal Anda, yang sudah Anda kostumisasi dan Anda tambahkan beberapa konten dan personalisasi, lalu apa yang akan kita lakukan? Memandangi situs Anda dengan penuh decak kagum, atau malah geleng-geleng kepala, lalu selesai dan menutup browser Anda? Tentu saja tidak kan? Kita perlu membuatnya bisa diakses oleh semua orang di Internet. Nah, di sini kita akan mengupload (memindahkan) website Anda dari server lokal ke online. Tentunya Anda sudah mempunyai pilihan server yang terbaik. Pastikan server Anda mempunyai fasilitas database MySQL dan mendukung script PHP. Pilihan server web dapat dibaca di “WordPress : Membuat Website dengan WordPress” bagian “Web Hosting”.
Sekarang kita mulai inti uploadnya. Upload ini maksudnya adalah memindahkan WordPress di server PC Anda (server lokal) ke server online (server sebenarnya). Jadi kita perlu mengubah beberapa konfigurasi, yaitu :
mengedit file wp-config.php,
mengekspor database dari server lokal,
mengimpor database ke server online,
upload file-file WordPress,
mengedit tabel database untuk alamat URL.
Membuat Database di server Web Online
Membuat database ini sama dengan cara membuat database yang sudah dibahas di “WordPress : Membuat Situs di Server Online” bagian “Membuat Database”. Pastikan Anda membuat database baru atau menggunakan database lama yang sudah kosong (sudah diapus isi databasenya). Lihat kembali artikel tersebut karena saya malas menulisnya lagi, hehe, maaf ya, bukan tanpa alasan hanya demi efektifitas waktu.
Mengedit File wp-config.php di Server PC Lokal Anda
Masih ingatkah Anda dengan file wp-config.php? Yang aslinya adalah wp-config-sample.php kemudian kita rename dan edit untuk menginstall WordPress di PC? Buka kembali file tersebut. Karena servernya akan dipindahkan berarti settingannya juga harus diedit dengan mengedit : ‘namadatabase’, ‘namapengguna’,‘katasandi’, dan ‘localhost’ (nama localhost diganti dengan nama MySQL host yang diberikan server online Anda, atau biarkan default bila tidak ada. Jika dibiarkan default dan saat penginstallan wordpress tidak berhasil, kemungkinan Anda harus mengganti “localhost’ dengan nama host Anda).
Dipilih database yang Anda gunakan untuk WordPress Anda. Dalam pelajaran sebelumnya kita membuat database dengan nama ‘dbwordpress’. klik nama database.
Klik [Export]
Tanpa banyak ba-bi-bu lagi, beri tanda pada [save as file] pada bagian bawah. Pastikan jenis file SQL terseleksi. Klik [Go]
Browser akan mendownload file dbwordpress.sql yang Anda buat tadi. Simpan file sql tersebut untuk langkah selanjutnya.
Eksport database selesai.
Import Database
Masuklah ke Control Panel server online Anda.
Klik phpMyAdmin
Cari database yang sudah Anda buat sebelumnya. misalkan nama databasenya ‘username_namadb’.
Terlihat bahwa database masih kosong. [Klik Import]
Pada bagian “File to Import” Klik “Browse”, cari file dbwordpress.sql tadi, setelah itu klik [Go].
Tunggu sampai proses upload sukses.
Setelah import database sukses, kita siap mengupload file-file WordPress kita ke server online.
Import database selesai.
Upload File-File WordPress
Membuat folder khusus di server web online. Di bawah folder public_html atau htdocs buatlah folder misalnya “blog”. Untuk upload file-file ke server online Anda dapat menggunakan cPanel atau program FTP seperti FileZilla. cPanel seharusnya sudah disediakan server online Anda. Kalau FileZilla, Anda bisa mengunduhnya di http://filezilla-project.org.
Install FilleZilla tersebut di PC. Cara menggunakannya cukup mudah seperti Anda menggunakan program Explorer yang lain. Untuk menyetelnya Anda tinggal mengisi Nama Host[Mesin:] dengan nama host Anda atau nama situs Anda (misalnya: www.domainAnda.com), Nama Pengguna[Username:] dengan username di server Anda, dan [Password:] dengan password untuk login ke cPanel. Untuk [Port:] biarkan tidak diisi.
Pindahkan (baca: upload) file-file WordPress (pastikan sudah mengandung file wp-config.php yang sudah diedit dengan benar) ke direktori public_html atau htdocs. Caranya sama seperti yang telah dibahas sebelumnya. File-file WordPress ini adalah yang terdapat pada server Offline Anda di direktori xampp\htdocs\wordpress. Dengan ‘wordpress’ dalam contoh ini adalah folder yang berisi file-file wordpress Anda, Anda bisa saja menggunakan nama yang berbeda kan? Jangan menggunakan file-file WordPress lain atau baru diunduh karena tidak akan klop dengan databasenya.
Kalau memakai FileZilla, caranya lebih mudah tinggal copy/paste atau drag&drop. Kalau ukuran filenya cukup besar dan terdiri atas banyak file sebaiknya file-file itu dikompres dulu baru diupload dan dimekarkan di server. Cara itu dapat dipakai jika kita menggunakan File Manager cPanel.
Upload file-file WordPress selesai.
Mengedit Database MySQL di Server Online
Inilah langkah terakhir yang paling penting. Kita harus mengedit database, yang dalam contoh tadi adalah database “username_namadb” supaya dapat terhubung dengan file-file WordPress kita. Kita hanya perlu mengubah URL, yang dalam contoh ini dari ‘http://localhost/wordpress’ menjadi ‘http://www.namawebsite.com/blog’. Jika langkah ini tidak dilakukan maka situs Anda tidak akan ditampilkan karena file-file WordPress dengan databasenya adalah ibarat dua sedjoli yang sudah tidak bisa dipisahkan. Langkah-langkah mengedit database : Jalankan phpMyAdmin di Control Panel. Klik nama database Anda, dalam contoh ini “username_namadb”. Pilih dan klik pada wp_options. Pada tampilan yang muncul klik [Browse]. Pada tabel yang ada editlah 2 hal :
Editlah entri “siteurl” pada kolom “option_name”. Klik edit atau gambar pena untuk mengedit. Gantilah ‘option_value’-nya dengan “http://www.namawebsite.com/blog”. Info : “www.namawebsite.com” adalah URL website Anda dan “blog” adalah folder tempat file-file WordPress berada.
Editlah entri “Home” pada kolom yang sama. Jika Anda tidak menemukannya, klik tanda panah di bawah tabel. Cara mengeditnya sama dengan entri siteurl di atas.
Dulu waktu belum punya koneksi internet sendiri, kegiatan blogging bagiku mempunyai banyak kendala. Susahnya untuk posting langsung secara online dan juga mengedit template WordPress atau kustomisasi tampilan membuat kegiatan bloggingku terbatasi.
Dulu aku pakai blogspot untuk blogku tapi kemudian aku beralih ke WordPress yang aku rasa banyak kemudahan yang aku dapetin dari WordPress. Selain plugin-plugin dari WordPress yang sangat membantu, aku bisa mengedit template-nya secara offline. Kita tahu, untuk mengedit template dari blogspot (blogger), diwajibkan terkoneksi dengan internet untuk melihat hasilnya. Lain halnya dengan WordPress. Akan tetapi WordPress yang aku maksud ya WordPress yang diinstall di hosting sendiri, bukan WordPress yang gratisan. Kalau WordPress yang gratisan kita kagak punya hak akses untuk mengedit template.
Langsung aja deh ke pembahasan topik dari artikel ini.
Tips Mengedit Template WordPress Secara Offline
Pertama yang kamu perlukan adalah software XAMPP (bisa gunain software sejenis lainnya). XAMPP sendiri merupakan software untuk membuat server sendiri di localhost (di komputer sendiri). XAMPP merupakan freeware alias software gratis yang bisa kamu download dihttp://www.apachefriends.org/en/xampp.html
Berikut proses mengedit template WordPress secara offline:
1. Jalankan file instalsi XAMPP dan lakukan prosedur instalasi XAMPP sampai selesai.
2. Setelah berhasil menginstall XAMPP, jalankan XAMPP.
3. Jalankan Modules Apache dan MySql dengan cara mengklik Start pada menu yang tersedia.
4. Buka browser (misal: Firefox).
5. Ketikkan localhost lalu pilih bahasa yang kamu pahami (English misalnya).
6. Pilih phpMyAdmin.
7. Buat database baru sesuka kamu (misal: galuh).
8. Ubah Collation menjadi utf8_unicode_ci.
9. Lalu Create. Database barupun telah dibuat.
10. Setelah itu masuk ke folder instalasi XAMPP yang berada di drive C. Lebih tepatnya masuk keC:\xampp\htdocs.
11. Ekstrak file instalasi WordPress ke C:\xampp\htdocs. Jika belum punya file instalasi WordPress kamu bisa download di http://wordpress.org/
12. Ubah folder nama hasil ekstrak file instalasi WordPress tadi menjadi nama sesukamu biar mudah diingat (misal: galuh).
13. Masuk ke dalam folder yang udah kamu ubah namanya tadi.
14. Edit file wp-config-sample.php dengan menggunakan notepad atau notepad++ atau editor lainnya. Yang perlu diubah: - putyourdbnamehere pada The name of the database for WordPress (baris 19) –> nama database yang udah kamu buat tadi (misal: galuh) - usernamehere pada MySQL database username (baris 21) –> root - yourpasswordhere pada MySQL database password (baris 25) –> dikosongi saja
15. Setelah itu save dan ubah nama file wp-config-sample.php menjadi wp-config.php.
16. Kembali ke browser (Firefox) dan ketikkan localhost/(nama folder yang diubah tadi).
17. Isikan data yang terkait lalu Install WordPress.
18. Simpan password yang muncul untuk digunakan login (wajib). Lalu Log In. Dan jadi sudah WordPress kamu yang terinstall dikomputer kamu secara offline. Hak aksesnya sama seperti hak akses WordPress yang diinstal di hosting. Kamu bisa otak atik sesuka kamu.
19. Log In sesuai data yang tampil pada halaman sebelumnya.
20. Setelah masuk ke Dashboard, yang pertama kali harus kamu lakukan adalah mengubah password di menu Users, karena password yang digunakan untuk Log In sebelumnya adalah password yang panjang dan ruwet tadi. Setidaknya ubah menjadi password yang mudah diingat.
21. Berhubung ini tips mengenai cara mengedit template WordPress secara offline, masuk keAppearance –> Editor. Udah deh kamu bisa edit template WordPress kamu secara offline.
Untuk menambah template, taruh file template kamu di C:\xampp\htdocs\galuh\wp-content\themes. Perlu diperhatikan, file template yang kamu dapat biasanya berupa file archive (zip/rar), jadi harus diekstrak dulu di alamat tersebut. Lalu cek di Dashboard WordPress –>Appearance –> Themes.
Tips Mengedit Template WordPress & Posting Artikel Secara Offline
Tips Posting Artikel Secara Offline
Selain mengedit template, kamu pun juga bisa posting artikel, pokoknya seluruh hak akses mengelola blog WordPress udah bisa kamu pegang kendali.
Dulu ketika aku belum ada koneksi internet sendiri, yang aku lakuin adalah membuat artikel dulu secara offline dengan menginstall WordPress di localhost dan kemudian halaman posting blog offline tadi aku simpan di Flashdisk. Lalu aku posting artikel blogku di warnet dengan mengcopy paste artikel yang udah aku buat secara offline tadi.
Mendingan pakai cara ini daripada kamu nulis di Word editor (notepad, Ms Word, dll), karena hasilnya bisa kamu lihat mirip seperti kamu posting artikel di blog kamu. Apalagi kalau kamu pakai template yang sama dengan yang dipakai di blog kamu dan komposisinya juga sama.
Cara ini sampai sekarang masih aku pakai, aku buat artikel ini juga dengan cara ini. Aku saranin pakai cara ini bagi yang koneksi internetnya naik turun seperti punyaku. Jadi ketika online kamu bisa langsung memposting artikel.
Maaf kalau artikelnya terlalu panjang dan bahasanya juga gak teratur. Semoga bermanfaat.
Tutorial ini saya bungkus sedemikian rupa supaya dapat dimengerti bagi pemula maupun awam.
PS: Tutorial menggunakan Photoshop CS2 dgn OS Windows.
Semoga bermanfaat.
File yang digunakan terdiri dari 2 buah file foto yaitu kota.jpg dan laut.jpg (1600×1200 pixel)
File: kota.jpg File : laut.jpg Buka file laut.jpg dan file kota.jpg pada layar kaca anda.
Kedua file hanya memiliki 1 layer yaitu layer Background
Aktifkan file kota.jpg pada layer kerja dengan cara meng-klik layar
kerja file kota.jpg atau klik menu Window dan klik pada nama file
kota.jpg (lihat gambar berikut) :
Arahkan dan klik kanan mouse pada Layer Backround dan klik Duplicate Layer. Akan muncul pop up window seperti
berikut. Di bawah menu Destination, pilih Document : laut.jpg. Otomatis
Layer pada file kota.jpg akan ter-copy ke file laut.jpg.
Sekarang pada file atau layar kerja laut.jpg terdapat 2 buah layer, yaitu layer Background dan layer Background copy.
Ganti nama layer untuk memudahkan.
Klik ganda pada layer Background, akan muncul pop up window New Layer. Ganti nama layer (Name) dengan laut dan klik OK.
Klik ganda pada Layer Background copy, dan ganti nama layer menjadi kota.
Sekarang kita memiliki 2 buah layer dengan nama laut dan kota.
Klik pada layer kota untuk memastikan layer kota dalam keadaan aktif.
Klik thumbnail Add Layer Mask dibagian bawah window Layer untuk menambahkan Layer Mask pada layer kota.
Sekarang pada layer kota terdapat thumbnail layer mask.
Pada Toolbar Menu, pilih Move Tool. Kemudian geser layer kota ke
bawah. Caranya klik pada layar kerja dan drag(geser) ke arah bawah
(layer kota harus dalam keadaan aktif).
Hasilnya seperti gbr berikut :
Pada Toolbar Menu, pilih Gradient Tool.
Pada Tool Gradient di sebelah kiri atas, pilih Linear Gradient,
kemudian pilih jenis Gradient Foreground to Transparent (Lihat gambar
berikut)
Sambil menekan tombol Shift, klik dan drag pada layar kerja untuk memberikan efek gradient. (lihat gambar berikut) Untuk membuat penggabungan gambar
menjadi lebih nyata anda dapat menggunakan tool Brush dan Eraser dengan
Opacity dan Flow sebesar 40%.
Selanjutnya menyeragamkan tone kedua gambar dan untuk menambahkan suasana dramatis dengan menggunakan Photo Filter.
Klik ikon Create new fill or adjustment layer di bagian bawah window layer dan pilih Hue/Saturation Pada pop up window Hue/Saturation, geser Saturation menjadi +50 (atau sesuai selera) Klik OK.
Klik kembali ikon Create new fill or adjustment layer dan pilih Photo Filter.
Kemudian pada pop up window Photo Filter, pilih Deep Emerald (atau sesuai selera).
Ulangi sekali lagi dan pilih Filter Sephia.
Tekan Shift+Ctrl+N untuk membuat layer baru. Klik OK.
Pada window Swatch pilih warna Darker Blue Pilih menu Edit –> Fill (atau tekan Shift+F5) kemudian pilih Use : Foreground Color.
Klik OK. Pada layer yang baru dibuat akan terisi warna Darker Blue.
Rubah blending mode Layer darker blue tadi ke Overlay mode. Akan menghasilkan gambar sbb: Kurangi opacity menjadi 30%.
Hasilnya akan menjadi seperti ini :
Tambahkan layer baru lagi (Shift+Ctrl+N)
Pilih Rectangular Marquee Tool
Buat bidang seleksi spt gbr berikut :
Klik menu Select->Inverse (atau tekan Shift+Ctrl+I)
Klik menu Edit -> Fill , pilih Foreground Colour dan OK.
Hasilnya sbb :
Kemudian pilih menu Filter->Blur->Gaussian Blur. Isi Radius 100 pixel dan klik OK.
Rubah Blending mode menjadi Multiply mode.
Kemudian klik kanan pada layer tersebut, Klik Duplicate Layer dan OK.
Kemudian rubah blending mode layer hasil duplicate ke Color Burn mode.
Hasil Akhir : –Semoga Bermanfaat–
Bisa disengaja atau tidak, tapi kebanyakannya tidak disengaja, default browser search engine anda menjadi ke Ask.com, biasanya ini terjadi karena kita menginstal toolbar atau aplikasi freeware yang ada keterkaitan dengan Ask.com, sehingga default mesin pencarian web anda menjadi ke ask.com.
Kalau anda merasa bosan atau terganggu dengan keberadaan search engine
ask.com ini, seperti yang saya rasakan, ya sebaiknya dihilangkan saja
dan diganti kembali dengan google.com.
Pada browser Mozilla Firefox, untuk menghilangkannya dan mengembalikan
atau merubah default search engine ke google.com ikuti beberapa langkah
mudah berikut ini : tips trik komputer http://komputertipstrik.blogspot.com
-Buka browser firefox anda
-Pada Address bar ketikkan about:config klik Go atau tekan Enter, -Klik I'll be careful, I promise
-Pada kolom Filter, ketik keyword.url
-Dobel klikkeyword.URL
-Ganti String Value, yang tadinya http://www.ask.com....
menjadi http://www.google.com/search?ie=UTF-8&oe=utf-8&q=
-Klik OK,
Kini default search engine firefox anda sudah bukan lagi Ask.com, melainkan Google.com.
nambah lagi deh worklog terakhir sebelum tidur_____________
Disini ane mau nyoba ngasih tips bikin laci otomatis dari bangkai cd rom nih...
Daripada diloakin cuma dapet 5000, mending manfaatin aja gan...
Laci ini makan tempat 2 bay di case...
Alat2 yang dibutuhin:
Spoiler for Alat&bahan:
1. Cd Rom (BluRay juga boleh )..
2. Kotak ukuran 17,7 (W) x 12,5 (H) x 4,0 (D) cm
Kalo disini ane make kotak bekas tempat makan yang dah dicat item. Kalo
biar lebih bagus, mending kotaknya bkin dari acrylic aja.
3. Obeng
4. Baut dudukan mobo (ane ga tau nama persisnya apaan )
5. Baut+mur yang kecil aja gan
6. 2 cover bay front panel
7. Lem Power Glue
8. Tombol Senter
1. Buka cover tray cd rom dengan mendorongnya keatas
cover tray:
setelah cover tray terbuka:
2. Buka juga cover cd rom dengan meneken pengait cover yang ada di bawah, kanan, kiri cd rom tersebut make obeng.
buka cover drive:
3. Setelah itu, buka juga 4 baut yang ada di casing cd rom.
buka casing cd rom:
Penampakan setelah semuanya dibuka:
4. Buka board, dengan sedikit mencongkel pengait2 yang sudah ditandai.
Buka juga motor yang berfungsi sebagai pemutar kepingan cd (lepas baut
yang sudah ditandai, dengan menggunakan obeng).
buka board & motor pemutar kepingan cd:
5. Lepaskan kabel fleksibel dari socket yang ada di board cd rom.
buka board & motor pemutar kepingan cd:
6. Karena kita hanya memanfaatkan cd rom ini sebagai penggerak dari laci
saja, maka matikan opticnya dengan melepaskan kabel fleksibel seperti
ini.
lepas kabel fleksibel pada optic:
7. Buat 3 lubang pada kotak dan tray cd rom untuk lubang baut.
buat lubang dikotak:
buat lubang ditray:
tes&fit:
8. Pastikan kotak tersebut bisa keluar-masuk dengan lancar saat sudah
dibautkan dengan tray cdrom. Jangan sampai seret, karena bersentuhan
dengan pinggiran case cdrom seperti ini.
9. Karena kita tidak akan menggunakan casing cd rom bagian atas, maka
buat lubang untuk memasang baut dudukan mobo. Baut ini berguna untuk
sistem pengencang saat dipasang di case. Jadi bikin secara tepat
mengikuti contoh casing bagian atas cdrom.
lubang baut sistem pengencang baru:
10. Tombol Eject pada cd rom harus diganti, karena sudah ga bisa lagi
untuk dipencet (tertutup dengan cover bay. Disini ane menggunakan tombol
yang biasa buat lampu senter seperti ini.
tombol lampu senter:
11. Perpanjang dengan kabel secukupnya, lalu solder di tempat tombol Eject seperti ini:
solder tombol senter:
12. Selanjutnya, patahkan klip pengait yang terdapat dicover bay.
patahkan clip cover bay:
13. Setelah itu gabungkan 2 cover bay dengan dilem menggunakan power glue.
lem 2 cover bay:
14. Setelah 2 cover bay tersebut digabungkan, sekarang saatnya dilem juga di bagian tray cd rom.
lem 2 cover bay:
15. Tahap terakhir, baut kotak tersebut ke tray cd rom
16. Dan ini penampakan setelah semuanya jadi
laci otomatis:
laci otomatis:
Tombol Senter untuk buka-tutup (eject) cd rom ane taro disamping front panel.
terpasang di case ane:
video saat terbuka-tertutup:
Sekian worklog dari ane..
Maap kalo terlalu banyak gambar..