Tampilkan postingan dengan label Internet Service and Networking. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Internet Service and Networking. Tampilkan semua postingan

Cara Buat Antena WajanBolic

Written by Immersion of Smandakra 0 komentar Posted in:



Ni artikel sebetulnya sudah banyak yang mengupas, mengulas dan meng-copas, termasuk teman saya mantan dedengkot Orari juga seneng experimen bikin antena keq gini, juga Pak Lurah client saya yg punya usaha sampingan bengkel las malah dapat orderan dari ISP buat nglobangin puluhan Wajan dan merangkai pralonnya. Well…, mari kita bagi-bagi info buat yang belum tahu apa sih antena WajanBolic/ penggorengan itu dan gimana sih buatnya..? Ini artikel saya copasin aja yah… habis gak banyak waktu buat nulis dan foto-foto boss yg penting niatnya sebar-sebar ilmu… Well… biarkan gambar yang bercerita yak… Lanjuuut…
  • Siapkan material yang dibutuhkan USB WLAN, wajan / penggorengan, pipa pralon 3″, pipa pralon 1.25″ dan dop pralon, kabel USB yang di perpanjang dan USB Extender jika di perlukan.
Material Wajanbolic e-goen
Material Wajanbolic
  • Lubangi wajan, siapkan dop pralon 3″ dan dop pralon 1.25″ yang di bor di tengahkan. Kemudian baut dop pralon 3″ ke dasar wajan.
Wajan untuk wajanbolic
Wajan untuk wajanbolic
  • Wajan tampak belakang sesudah di bautkan dop pralon di muka wajan.
Wajan tampak belakang
Wajan tampak belakang
  • Siapkan USB WLAN. Tutup USB WLAN dengan karet untuk melindungi USB WLAN dari hujan.
USB WLAN
USB WLAN
  • Masukan karet pelindung ke USB WLAN.
USB WLAN dalam lindungan karet
USB WLAN dalam lindungan karet
  • masukan USB WLAN yang dilindungi karet ke pralon 1.25″ sebagai dudukan. Posisikan USB WLAN sekitar 5.3 cm dari ujung pralon yang paling jauh dari wajan.
USB WLAN pada pralon 1.25"
USB WLAN pada pralon 1.25″
  • USB WLAN pada pralon, tampak dari sudut lain.
USB WLAN dalam pralon 1.25"
USB WLAN dalam pralon 1.25″
  • Dop untuk di letakan di ujung pralon 3″. Semua dinding dop pralon ditutup dengan lakban aluminium. Kombinasi dop pralon yang di lapisi lakban alumunium dan pralon yang ditutupi kalban aluminium sebetulnya menjadi konstruksi antenna kaleng. Di ambil foto dari muka.
dop pralon  3"
dop pralon 3″
  • Tutup pralon untuk diletakan di ujung pralon. Di ambil foto dari belakang.
Dop pralon 3" dari belakang
Dop pralon 3″ dari belakang
  • Pralon 3″ dilapis lakban aluminium sepanjang 20cm, tidak sampai ujung. Sisakan beberapa sentimeter yang dihitung dari fokus wajan. Lubangi wajan sekitar 5.3 cm dari ujung, untuk connector USB WLAN.
Pralon 3"
Pralon 3″
  • USB WLAN sudah dimasukan ke pralon. USB WLAN keluar pada jarak sekitar 5.3 cm dari ujung pralon.
USB dalam pralon 3"
USB dalam pralon 3″

pralon 3" dari sudut 2
pralon 3″ dari sudut 2
  • Masukan dop pralon 3″.
pralon 3" ditutup tampak samping
pralon 3″ ditutup tampak samping

Pralon 3" ditutup tampak muka
Pralon 3″ ditutup tampak muka
.Masukan pralon 3″ ke tutup pralon 3″ yang sudah di baut ke wajan.
Pralon 3" di Wajanbolic
Pralon 3″ di Wajanbolic
  • WajanBolic dah selesai. Sambungkan kabel USB yang sudah di perpanjang dengan kabel UTP. Wajanbolic siap digunakan.
Wajanbolic e-goen
WajanbolicSumber : opensource.telkomspeedy.com/wiki

Read more





Laptop/PC kamu terhubung dengan internet melalui modem ponsel, modem usb, atau koneksi lain, dan ingin melakukan sharing koneksi internet dengan perangkat lain (laptop atau ponsel) melalui WIFI? Jika belum tau caranya, berikut saya informasikan langkah-langkah sederhana cara melakukan sharing koneksi internet dengan memanfaatkan koneksi WIFI, dengan kata lain, kita menjadikan laptop kita sebagai akses point-nya


Sebelum saya mulai, ada beberapa hal yang harus diperhatikan, yaitu, untuk komputer atau perangkat lain yang menjadi client harus mempunyai koneksi WIFI di dalamnya, dan jumlah client itu sendiri akan mempengaruhi kecepatan koneksi (makin banyak client-nya berarti makin lambat koneksinya). Sharing koneksi melalui WIFI ini tidak terlalu stabil dibandingkan dengan sharing dengan kabel jaringan.

Read more




Jika kita mempunyai koneksi internet baik itu dari USB modem atau modem ADSL, kita bisa share koneksi tersebut ke Computer lain
Hal ini bisa dilakukan apabila  kedua computer mempunyai fasilitas Wi-fi, jika tidak ada silahkan beli di toko komputer, harganya 90rb, ada juga yang 120rb
berikut langkah-langkah nya :



Trik ini untuk membuat jaringan ad-hoc yang biasanya digunakan untuk sharing internet antara PC-PC [Max 1 client] namun sekarang untuk PC-PC maupun PC-HP [Max >1 client]

Read more


Peserta Stand Solo Cyber Day 2011

Read more

 Sama seperti Yogyakarta, Kota Solo identik dengan kerajaan yang berdiri sejak lama. Meski begitu, tak lantas membuat Solo harus ketinggalan jaman. Kota ini pun menyebut diri sebagai Cyber City.
Walikota Solo Joko Widodo menjelaskan untuk mengusung konsep tersebut Pemerintah Kota Solo telah memulainya dengan memasang layanan free hotspot di 51 titik kelurahan, 5 titik kecamatan dan 17 titik di areal publik. 






Solo Start Up 2011


Solo Start Up 2011







“Sebentar lagi akan dipasang hotzone sepanjang 7 kilometer antara kawasan Kleco hingga Panggung. Denganhotzone saja jarak sebar kiri-kanan bisa mencapai 500 meter. Nanti itu titik pemasangan hotzone akan banyak,” kata Joko yang biasa disapa Jokowi usai pendeklarasian Cyber City, Minggu, 4 Desember 2011.

Konsep ini, kata dia, merupakan cara menatap masa depan. “Ke depan ya dunia cyber seperti ini dan kita tidak bisa menolaknya. Kalau bisa kita itu yang mendahuluinya,” imbuhnya. 

Sebanyak 1.500 orang ikut bergabung dalam acara tersebut dengan ngenet bersama. Sementara itu, pengamat informatika, Ono W Purbo mengakui bahwa konsep cyber city yang diusung Solo merupakan yang pertama kali di Indonesia. Kota lain hingga saat ini belum ada yang melakukan hal tersebut. “Kota lain tidak ada yang menyelenggarakan cyber day. Ayo, mencontoh Solo,” ujarnya.

Pada deklarasi Solo Cyber Day 2011, sebanyak 1.500 peserta ikut ambil bagian. Mereka terdiri dari pelajar, masyarakat umum hingga blogger. Para peserta tersebut membuka jaringan media sosial seperti twitter, facebook, kaskus dan blog. “Para peserta harus meng-update status tentang informasi yang ada di Solo. Tujuannya adalah untuk mempromosikan kota Solo,” kata Kepala Diskominfo Kota Solo, Eni Tyasni Suzana.




Sumber

Read more

Kegiatan Solo Cyber Day

Written by Immersion of Smandakra 0 komentar Posted in:


Kegiatan Solo Cyber Day

Read more

Solo Cyber Day 2011

Written by Immersion of Smandakra 0 komentar Posted in:






Saat ini kota Solo sedang menjadi pembicaraan di lingkup regional maupun international. Hal tersebut dapat kita lihat melalui berbagai media . Kepemimpinan Walikota Solo Jokowi
selalu membuat decak kagum baik orang di luar solo maupun masyarakat solo sendiri, dengan program2 nya yang pro rakyat, dengan kepemimpinannya yang bersih hingga dianugrahi Bung Hatta Anti Caruption Award , dan kekompakannya bersama Wakil Walikota yang akrab dipanggil pak Rudy membawa kota solo ke arah yang lebih baik.

Solo terus membranding kotanya dengan berbagai event tingkat national dan international silih berganti diselenggarakan , tujuan sang pemimpin hanya satu yaitu menyejahterakan masyarakatnya , karena dengan banyaknya event, Solo makin dikenal banyak orang akibatnya banyak yang berkunjung , beraktivitas serta membelanjakan uangnya di kota Solo.

Read more


Jika kita lihat pada jaringan yang digunakan modem - modem CDMA , terdapat 3 pilihan mode jaringan yaitu Mode 1x only, Mode EVDO only dan Mode Hybrid. Trus apa maksud dari ketiga mode jaringan tersebut? Kita akan membahas satu per satu ketiga mode jaringan tersebut yaitu Mode 1x, Mode EVDO dan Mode Hybrid.

1. Mode Jaringan 1x
Jika pada jaringan GSM bisa dikatakan mode jaringan 1x ini ada di jaringan GPRS. Pada mode jaringan 1x mendukung voice (panggilan telepon), SMS, dan paket data (internet). Jika anda mengaktifkan mode ini maka anda bisa berinternet sambil melakukan panggilan atau pun berkirim SMS. Akan tetapi kecepatan internet pada mode ini lebih rendah dibandingkan jika menggunakan mode jaringan EVDO yaitu hanya sampai pada 153 Kbps. Maklum kan diibaratkan jaringan GPRS. Jadi ya bisa dibilang sangat lemot lah.
Mode jaringan 1x biasanya digunakan di daerah-daerah terpencil yang jauh dari perkotaan dan jauh dari tower (pemancar) karena pada darah tersebut biasanya tidak menangkap sinyal EVDO. Makanya jika suatu saat anda membeli modem CDMA, setelah dihubungkan ke komputer dan instalasi selesai ternyata tidak ada sinyal yang muncul, maka anda harus merubah pengaturan jaringan dengan memilih Mode 1x only, siapa tahu di daerah anda tidak menangkap sinyal EVDO. Caranya adalah dengan memilih Tools>>Options>>>Network dan pilih 1x only pada aplikasi Smartfren Connex.
2. Mode Jaringan EVDO
Jika pada jaringan GSM Mode jaringan EVDO ini ada pada jaringan 3G/HSDPA, begitu kasarannya. Kecepatan download pada mode EVDO bisa sampai 3,1 Mbps dan kecepatan uploadnya bisa sampai 1,8 Mbps (Itu janji dari providernya). Tuh kan, terpaut jauh dari Mode jaringan 1x, hampir 20 kali lipat. Sinyal EVDO hanya bisa ditangkap di daerah perkotaan, yang paling kuat ya yang dekat dengan tower.
Tapi jangan senang dulu, walaupun pada jaringan EVDO memiliki kecepatan internet yang 20 kali lebih cepat daripada jaringan 1x namun pada jaringan EVDO ini hanya mendukung paket data internet saja, jadi untuk voice (panggilan telepon) dan SMS tidak bisa digunakan. Jadi anda hanya bisa berinternet pada mode jaringan EVDO. Loh kenapa kok EVDO didesain cuma bisa untuk berinternet saja, padahal jika pada GSM jaringan 3G bisa untuk berinternet juga bisa melakukan SMS atau telepon? Kalau ini saya kurang paham sih, hanya providernya yang tahu tujuan dibuat begini.
Kalau anda membeli modem Smartfren EC1261-2 hanya ditujukan untuk menikmati layanan internet dan daerah anda menjangkau sinyal EVDO maka saya sarankan anda pilih mode EVDO only. Lagian anda membeli modem pasti bertujuan digunakan untuk berinternet, jarang atau bahkan tidak ada seseorang membeli modem dengan tujuan digunakan untuk SMS-an atau teleponan. Lucu kali ya.
3. Mode Jaringan Hybrid
Nah, kalau mode jaringan Hybrid jika disamakan denan jaringan GSM mode ini bisa dibilang adalah Dual Mode. Jadi mode jaringan Hybrid akan mengaktifkan kedua mode di atas yaitu mode 1x only dan mode EVDO only. Jadi secara otomatis jika anda memilih Mode Hybrid maka anda bisa berselancar internet dengan kecepatan yang tinggi sampai 3,1 Mbps dan juga bisa melakukan panggilan telepon dan ber-SMS.
Untuk cara kerjanya kurang lebih begini, pada mode Hybrid kedua mode di atas (mode 1x dan mode EVDO) akan berpindah-pindah otomatis antara mode 1x only dan mode EVDO only. Jadi ketika komputer anda terhubung ke internet dan mendapatkan sinyal EVDO, maka dia akan berjalan di mode EVDO dan anda bisa mendapatkan kecepatan sampai 3,1 Mbps, tapi ketika ada SMS atau panggilan telepon masuk, modem akan mengganti mode secara otomatis ke mode 1x.
Wah enak nih, pasti semua orang lebih memilih mode Hybrid dibandingakan dengan mode 1x dan mode EVDO, kan bisa berinternet dengan kecepatan tinggi juga bisa menerima SMS dan telepon. Tapi tunggu, jangan bilang enak dulu. Jika kita mengaktifkan mode Hybrid maka kita akan dihadapakan dengan beberapa kekurangan.
Seperti pada artikel saya di Cara Mengaktifkan Fitur SMS dan Panggilan Telepon Pada Modem Smartfren EC1261-2, di akhir artikel saya menyelipkan catatan bahwa menggunakan mode jaringan Hybrid ini memiliki beberapa kekurangan dan resiko yang jelek, diantaranya:
- Mode Hybrid hanya bisa dinikmati di perkotaan dan daerah yang menjangkau sinyal EVDO
- Dari cara kerja mode Hybrid di atas yang akan otomatis berpindah-pindah mode dari EVDO ke 1x atau sebaliknya bisa dikatakan kerja modem semakin berat
- Dengan kerja modem yang semakin berat akan membuat modem menjadi cepat panas bahkan bisa jadi panas yang berlebihan
- Dengan modem yang selalu panas apalagi panas yang berlebihan mengakibatkan umur modem yang tidak lama, bisa juga mengakibatkan kerusakan pada komponen di dalamnya, dan yang paling sering terjadi jika modem panas berlebihan adalah sinyal menjadi turun dan otomatis internet menjadi lemot. Kecuali anda bisa membuat modem tidak panas, ada caranya kok nanti kapan-kapan kita bahas.
Nah, itulah beberapa kekurangan jika kita menggunakan Mode Hybrid untuk modem. Saran saya sebaiknya anda pilih mode 1x atau EVDO saja. Di lihat dulu daerah anda, jika anda berada di daerah yang menjangkau sinyal EVDO maka aktifkan mode EVDO only, sebaliknya jika anda berada pada daerah yang tidak menjangkau sinyal EVDO lebih baik pilih mode 1x only.
Kesimpulan:
Setelah saya menggunakan mode Hybrid untuk berinternet memang benar mode 1x dan EVDO akan bekerja bersama-sama. Dan memang benar antara sinyal 1x dan sinyal EVDO menjadi naik turun, kadang sinyal EVDO yang turun kadang sinyal 1x yang turun. Dengan turun naiknya sinyal ini otomatis akan berpengaruh dengan kecepatan internet. Tapi kejadian seperti ini tidak mutlak terjadi pada semua orang, mungkin hanya di daerah saya saja sih, dan mungkin beda dengan daerah anda. Jadi saya hanya sekedar berbagi pengalaman kepada anda.

Read more

tentu sobat pernah mengalami disconnect sendiri ketika sedang berinternet ria, hal seperti ini kadang membuat jengkel kita, karena mungkin kita sedang mendownload suatu file yang mungkin cukup penting bagi sobat semua.

Cara kerja dari software ini sebenarnya cukup sederhana, software ini akan secara otomatis meng-connect kan kembali modem sobat yang telah disconnect sendiri. Jadi sobat semua tak perlu khawatir jika mendownload file yang besar, bisa ditingal2 untuk melakukan aktivitas lainnya

langsung saja saya berikan link downloadnya:

Download Cdial

Read more
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...